Thursday, 31 March 2016

TSEL Community Telepon, SMS Gratis 24 Jam dengan program Closed User Group



-Waaw!! hanya dengan 10ribu/bulan saya sudah bisa Nelpon & SMS sepuasnya 24 jam,selain itu juga berkesempatan mendapatkan penghasilan lagi,mau??
-Hari ini Nelpon masuh mahal!! gak Jaman nya Kelezz,Yuk Gabung disini,hanya dengan 10ribu/bulan kita sudah bisa menikmati Gratis Nelpon & SMS sepuasnya 24 jam
-Bingung nyari Operator mana yg tarif Nelpon nya murah,Gabung disini aja,hanya 10ribu/bulan kita bebas nelpon & sms 24jam nonstop tanpa batas,-Mau dapat penghasilan ratusan hingga jutaan rupiah,Juga menikmati Gratis Nelpon & sms 24jam nonstop?? gabung disini aja Klik (http://goo.gl/2qeCcg)

Ingat!! "TAK ADA USAHA YG BISA MENGHASILKAN UANG SECARA INSTAN,SEMUANYA BUTUH PROSES,SEMUANYA BUTUH USAHA,JANGAN SELALU MENGHARAPKAN KEAJAIBAN DATANG,KARNA KEAJAIBAN ITU ANDA YG MENCIPTAKAN"

SALAM SUKSES!!!

Friday, 8 August 2014

Distributor Pulsa dan PPOB Nasional Peluang Bisnis Pulsa PPOB


Cara Mudah Jadi Master Dealer Pulsa

ATMpulsa sebagai salah satu distributor pulsa elektrik dan PPOB yang melayani penjualan ke seluruh Kota di Indonesia menawarkan sebuah peluang usaha kepada Anda untuk terjun di bisnis pulsa elektrik plus bisnis PPOB dengan jadi seorang MASTER Dealer sekaligus jadi OWNER web pulsa sendiri.

Ingin JUALAN PULSA ? Segera gabung bersama ATMpulsa.com. Anda langsung terdaftar sebagai master dealer pulsa plus sebuah kesempatan emas untuk mengembangkan jaringan secara online via internet. Dengan modal awal yang relatif kecil Anda sudah bisa memiliki sebuah bisnis baru yang produknya pasti dibutuhkan oleh masyaratak luas. Peluang usaha pulsa dengan harga lebih murah cukup 1 chip untuk jualan pulsa all operator.

Distributor PULSA dan PPOB Terpercaya Sejak Januari 2007
Alhamdulillah Hingga Saat Ini ATMpulsa Tetap Eksis...

Saya pemilik konter pulsa fitrah_cell sebagai salah satu Master Dealer Pulsa dan PPOB dari Tidore mengajak kepada Anda untuk segera bergabung dan menikmati sebuah peluang bisnis yang sangat menjanjikan ini. Yaitu peluang bisnis pulsa sekaligus bisnis PPOB. Sebuah peluang bisnis yang menyediakan produk kebutuhan masyarakat modern saat ini.
Sebagai distributor pulsa yang berlokasi di Bandung, ATMpulsa hingga kini telah memiliki lebih dari seribu Master Dealer, Ribuan Dealer Pulsa dan lebih dari sepuluh ribu agen pulsa yang telah tersebar ke seluruh penjuru wilayah Indonesia bahkan mancanegara. Mulai dari Sabang sampai Papua, dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Solo, Bandung, Bekasi, Semarang, hingga ke PELOSOK KECAMATAN dan daerah transmigrasi di pedalaman Aceh, daerah-daerah kepulauan yang sulit dijangkau seperti Pulau Tidore, Pulau Gebe, Halmahera, Teluk Bintuni hingga ke perbatasan negara tetangga Malaysia. Bahkan saat ini Master dealer pulsa ATMpulsa telah merambah ke negara lain seperti Korea, Arab Saudi, Malaysia dan Taiwan.
Alhamdulillah, selain transaksi pulsa prabayar untuk saat ini ATMpulsa sudah bisa transaksi hampir semua produk PPOB sebagai berikut : Token PLN Prabayar, Voucher Games Online, Payment Point PDAM, PPOB Multi Finance, PPOB Pulsa Pascabayar, Payment Point TV Cable, Voucher TV Prabayar, Payment Point Telkom, Tiket Kereta Api dll.
Enaknya lagi, struk pembayaran PPOB bisa langsung dicetak di printer tanpa perlu instalasi software apapun ke PC atau laptop Anda. Fasilitas pembayaran PPOB ini bisa diakses di Dashboard Member Area. Jadi Master ATMpulsa bisa langsung buka loket PPOB tanpa harus melakukan instalasi system dan menginstall program / aplikasi tertentu. Yang penting bisa akses ke member area.

Miliki kesempatan LANGKA ini dengan menjadi mitra bisnis ATMpulsa sebagai seorang MASTER DEALER pulsa. Produk pasti terpakai berulang-ulang. Bisa untuk isi pulsa sendiri atau jualan pulsa ke orang lain. Sama-sama menguntungkan. Pulsa otomatis akan lebih murah karena langsung dari distributor pulsa paling murah.
Jika selama ini Anda belum pernah merasakan kesuksesan dalam ber jualan pulsa, silahkan rasakan bedanya ketika bergabung bersama ATMpulsa.com. Ini bukan sekedar jualan pulsa biasa. Bersama ATMpulsa Anda akan ditunjukan cara kilat agar usaha pulsa Anda cepat berkembang dengan pesat. ATMpulsa memiliki cara dan strategy yang unik berbeda dengan situs pulsa atau web pulsa lainnya. Disini Anda akan temukan suasana seperti sekolah. Anda bisa belajar dan praktek langsung dengan ilmu / panduan yang ada di Member Area.

Siapapun Anda dan apapun latar belakang keilmuan Anda
TETAP bisa SUKSES di bisnis pulsa
Dengan cara lebih CEPAT dan lebih SEDERHANA
Hanya jika Anda TAHU CARANYA...

Bukan Cuma Bisnis Pulsa Biasa

Inilah Distributor Pulsa Murah dan Mudah

Pulsa elektrik ini adalah adalah sebuah peluang usaha yang real. Ada produk dan ada manfaat langsung yang bisa Anda nikmati. Bukan bisnis MLM, money game, hype, scam, program cepat kaya, arisan berantai atau sejenisnya. Bisnis ini bisa langsung Anda rasakan manfaatnya. Begitu Anda melakukan pendaftaran, maka pada saat itu pula Anda akan memperoleh deposit awal sebesar 75rb. Bisa langsung isi pulsa sendiri atau jualan pulsa ke orang lain. Dan nomor hanphone Anda telah resmi menjadi MASTER Dealer pulsa di server ATMpulsa.

GABUNG SEKARANG JUGA BERSAMA DISTRIBUTOR PULSA
Ikuti jejak para Master Dealer ATMpulsa yang telah sukses menjadi bagian dari Distriburtor Pulsa ATmpulsa

Tidak ada target, jangka waktu maupun beban penjualan yang harus Anda pikul sebagai partner bisnis ATMpulsa. Hasil yang Anda peroleh berbanding lurus dengan seberapa giat Anda menjalankan bisnis pulsa ini. Jika Anda aktif maka akan memperoleh hasil yang lebih cepat dan lebih besar. Namun kalaupun Anda adalah manusia yang biasa-biasa saja, minimal Anda telah memperoleh harga pulsa murah untuk isi pulsa sendiri plus kerabat. Tidak perlu cari counter pulsa hanya untuk isi pulsa HP sendiri. Tinggal pakai deposit yang Anda miliki kapan saja dan dimana saja 24 jam nonstop. Isi pulsa Anda secara mandiri.
Untuk menjalankan bisnis pulsa ini tidak dibutuhkan modal besar. Tidak perlu sewa kios, ruko atau gerai jika Anda belum sanggup. Lakukan saja sebagai bisnis sambilan dalam mengisi waktu luang atau sebagai pelengkap bisnis Anda lainnya. Modal kecil dengan tingkat kembali modal sangat cepat. Anda tidak akan pernah rugi jika melakukan usaha pulsa ini bersama ATMpulsa.

Distributor Pulsa Ini Bukan Bisnis Pulsa Biasa

Anda para pemula di bisnis online atau Anda adalah orang yang sedang mencari-cari sebuah peluang usaha online di internet, ini adalah penawaran yang patut Anda pertimbangkan. Jangan hamburkan uang Anda untuk sebuah bisnis yang belum jelas. Daripada Anda ikut affiliasi atau reseller jual ebook, software atau lebih parah lagi ikut bisnis akal-akalan seperti trik tarik saldo ATM dan arisan berantai skema piramida, lebih baik ikut bisnis ini jualan pulsa saja. Begitu Anda join langsung terasa manfaatnya.
Untuk sukses di bisnis pulsa elektrik tidak diperlukan keahlian khusus atau gelar mentereng. Modalnya cuma HP. Syukur-syukur bisa akses internet, tambah mantap. Bulatkan niat Anda, lalu segera action dengan panduan disini. Jangan kaget jika bulan-bulan selanjutnya income masuk rekening bank Anda tiap menit. Metode ini sama persis dengan yang sudah saya lakukan untuk membangun bisnis pulsa elektrik dan SUKSES hasilkan omzet milyaran rupiah per bulan. Jadi Anda hanya tinggal duplikasi saja cara-caranya.
Ini adalah sebuah peluang bisnis yang benar-benar REAL. Bisnis pulsa elektrik. Bisnis NYATA. Produk ada dan bisa langsung pakai. Bisa digunakan oleh siapa saja dan kapan saja. Setiap waktu setiap saat. Tinggal pijit-pijit lewat hp Anda. Bisnis pulsa sangat di rekomendasikan bagi para pemula bisnis online. Kalau susah menjualnya tinggal pakai sendiri. Beres. Produk tidak akan basi atau expired. Pulsa dijamin lebih murah, Anda lebih hemat, simpel dan untung berlipat.

Inilah RAHASIA SEDERHANA
dari Distributor Pulsa yang bisa dijalankan oleh siapa saja untuk sukses di BISNIS PULSA ELEKTRIK

Melalui halaman ini, saya ingin tunjukan kepada Anda, bagaimana merintis dan mengelola bisnis pulsa yang biasa-biasa saja menjadi sebuah bisnis pulsa yang LUAR BIASA. Siapapun Anda dan apapun latar belakang Anda, saya JAMIN akan bisa SUKSES di bisnis pulsa dengan cara-cara ATMpulsa. Step by step langkahnya bisa Anda pelajari di MemberArea.
Bersama ATMpulsa Anda akan temukan :
Distributor PulsaSebuah Peluang Bisnis Pulsa SPEKTAKULER dengan modal super mini namun hasil maksi
Distributor PulsaTidak perlu meninggalkan rumah, anak dan istri
Distributor Pulsa Bisa dilakukan paruh waktu cukup beberapa jam saja tiap hari
Distributor Pulsa Hasilkan income melimpah untuk memenuhi kebutuhan keluarga Anda
Distributor PulsaBisa menjalankan bisnis secara otomatis 24jam nonstop
Dengan bergabung bersama ATMpulsa Anda akan memiliki banyak keuntungan. Lebih hemat untuk pemakaian pribadi karena harga pulsa yang ditawarkan lebih murah dari harga pasar. Anda akan tambah untung jika berhasil mengajak teman, kerabat, family atau siapapun untuk bergabung via url Anda. Plus Anda akan memperoleh komisi pasif income atas penjualan pulsa di jaringan Anda. Benar-benar peluang bisnis yang sangat menguntungkan, BISNIS PULSA online sebagai master dealer pulsa.
Anda bisa mendaftarkan orang lain sebanyak-banyaknya sebagai Dealer Anda hanya melalui handphone yang Anda miliki. Proses pendaftaran sangat cepat. Jika tidak terjadi masalah hanya butuh waktu tidak lebih dari satu menit. Anda akan langsung mendapatkan reply balasan melalui SMS bahwa registrasi downline telah sukses. Demikian juga dengan Dealer Anda akan memperoleh reply SMS yang memberitahukan bahwa statusnya sudah aktif terdaftar di server beserta PIN yang bersangkutan.
Setiap kali Dealer beserta jaringan dibawahnya melakukan transaksi isi/jual pulsa baik ke nomor sendiri maupun orang lain secara otomatis Anda akan memperoleh komisi yang langsung menambah deposit Anda. Semakin banyak transaksi jaringan Anda, maka semakin banyak komisi pasif yang Anda miliki. Anda bisa daftarkankan downline dengan kedalaman level tanpa batas.

Mengapa harus Distributor Pulsa ATMpulsa
dan bukan lainnya?

Karena disini akan dikupas semua rahasia bagaimana cara CEPAT SUKSES dalam ber jualan pulsa. Barangkali di tempat lain Anda tidak akan temukan hal yang satu ini. Bagaimana menyulap uang kurang dari 500ribu menjadi milyaran rupiah dalam bisnis pulsa. Bagaimana melakukan metamorfosis dari dulunya adalah seorang agent pulsa biasa menjadi pemilik agent pulsa. Hingga kini telah memiliki lebih dari 13.000 agent pulsa di seluruh pelosok Indonesia. Dengan cara yang bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak perlu pergi kemana-mana.
Anda tidak harus mahir di pemasaran internet. Anda tidak perlu kuasai bahasa pemrograman yang cukup sulit. Dan Anda tidak perlu banyak modal untuk melakukan coba-coba segala. Semuanya sudah tersaji dengan lengkap di Member Area. Anda tinggal ikuti CARA saya. Sekali lagi saya katakan CARA ini sangat-sangat mudah. Bisa dilakukan oleh siapa saja. Pokoknya asal ada kemauan.
Distributor Pulsa Cukup 2 Langkah Mudah
Distributor Pulsa
BANGUN WEB SITE PULSA.
Ini RUMUS pertama. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Anda bisa membangun sebuah web pulsa atau situs pulsa sementara Anda sendiri baru kenal internet? Tenang... Anda tidak harus pusing untuk memikirkan hal tersebut. Saya sediakan scriptnya secara gratis. Anda tinggal download di member area lalu upload ke layanan hosting yang Anda pakai. Tak peduli seberapa jauh kemampuan Anda dalam mendesain sebuah web pulsa, Anda akan bisa memiliki web pulsa interaktif yang akan bekerja 24 jam nonstop untuk Anda. Web atau situs pulsa ini akan siap jadi MESIN UANG Anda. Modal Anda untuk syarat ini adalah cukup bisa browsing internet. Jika Anda telah sampai pada halaman ini artinya syarat itu dengan sendirinya sudah terpenuhi. Lihat web pulsa yang telah mengadopsi script ini : www.kios-pulsa.com atau www.pulsaetronik.com
Berikut daftar lengkap Template Web Pulsa :
Distributor Pulsa
BANGUN SYSTEM PROMOSI.
Untuk hal ini pun Anda tidak perlu pusing tujuh keliling. Ikuti saja CARA saya. Cara ini sudah terbukti sangat TERUJI hasilkan UANG secara instant. Duplikasi cara saya ini dan lihat hasilnya, Anda akan tercengang. Paham atau tidak paham, mengerti atau tidak mengerti, ikuti saja step-stepnya. Dijamin trafik ke web pulsa Anda akan membludak. Tak peduli seberapa banyak pengalaman Anda dalam berpromosi di internet, Anda bisa datangkan prospek melimpah dan bisa memiliki ribuan tenaga penjual yang mau mempromosikan web pulsa Anda dengan suka rela.
Setelah Anda mengikuti seluruh CARA saya tersebut, Anda akan langsung memiliki mesin uang otomatis MILIK Anda sendiri. Anda TIDAK PERLU membuat produk. Karena itu sudah disiapkan oleh ATMpulsa. Produk PULSA dan produk PPOB super lengkap yang pasti dibutuhkan masyarakat modern saat ini. Bisa dijual atau untuk kebutuhan sendiri sama untungnya. Harga produk lebih hemat dan murah
Juga Anda akan tahu cara GAMPANG membuat website sekaligus mempublikasikannya kurang dari 24 jam langsung online (dengan catatan nama domain dan hosting sudah dipersiapkan). Anda bisa menciptakan sumber income secepat Anda mau. Penghasilan akan meningkat pesat tanpa Anda duga-duga. Saya sudah membuktikannya...
Produk MRR

Ini adalah sebuah penawaran BISNIS PULSA yang sangat SPEKTAKULER dari sebuah situs DISTRIBUTOR PULSA. Produk real dan jelas ada. Bisa langsung pakai

Gabung di Distributor Pulsa ATMpulsa dan nikmati banyak keuntungannya. Lebih hemat untuk pemakaian pribadi karena harga lebih murah dari harga pasar. Anda akan tambah untung jika berhasil mengajak teman, kerabat, family atau siapapun untuk bergabung disitus ini via url Anda. Plus Anda akan memperoleh beragam komisi atas transaksi penjualan pulsa di jaringan Anda. Benar-benar peluang bisnis yang sangat menguntungkan, BISNIS PULSA online.
JADI... kalau mau BISNIS PULSA jangan tanggung-tanggung. Jadilah MASTER DEALER PULSA sekaligus ADMIN di bisnis pulsa online. ATMpulsa menawarkan PELUANG BISNIS yang LUAR BIASA dan memberikan banyak keuntungan kepada Anda. ATMpulsa merupakan formula JITU untuk memudahkan Anda sukses di BISNIS PULSA. ATMpulsa memberi kesempatan yang sangat luas bagi Anda untuk hasilkan uang lebih banyak dengan usaha yang lebih sedikit.
SEGERA IKUTI LANGKAH MEREKA YANG TELAH SUKSES DI BISNIS PULSA. MAU BISNIS PULSA ONLINE? JANGAN KEMANA-MANA CUKUP DISINI SAJA. PASTI UNTUNG
Jika Anda BENAR-BENAR ingin merubah kondisi FINANCIAL ANDA sekarang juga ...
Maka SEGERA LAKUKAN ACTION. Lakukan SESUATU. Apa yang sedang Anda baca ini bisa membuat Anda TERKEJUT kegirangan seperti yang SAYA alami sendiri. Ini adalah CARA paling simple untuk meraih kebebasan financial Anda!"
Harap Anda ingat, gabung atau tidak Anda tetap butuh pulsa bukan…? Jadi, daripada Anda harus beli pulsa untuk urusan komunikasi lebih baik ikut bisnis pulsa. Bisa isi kapan saja dan bisa di jual ke orang lain. Dan yang jelas Anda juga akan punya bisnis baru bisa dijalankan secara offline maupun online. Ikut bisnis pulsa online di ATMpulsa pasti untung...

Jika Anda sudah MANTAP
Silakan isi data-data Anda disini...

Dengan CARA dan SYSTEM ATMpulsa, Anda tidak perlu mengalami kebingungan untuk memulai usaha jualan pulsa elektrik on line seperti yang pernah saya alami dulu. Anda bisa gunakan jalan pintas CARA saya. Tidak perlu meraba-raba. Hemat waktu dan dana Anda. Dengan usaha minimal Anda bisa memperoleh hasil maksimal...
Lakukan ACTION sekarang JUGA. Jangan sampai ketinggalan...
Daftarkan diri Anda sebagai MASTER DEALER PULSA hanya di server pulsa elektronik yang memiliki Legalitas Resmi.
Join Distributor Pulsa
Tidak ada kewajiban anda untuk jualan pulsa setelah Join bersama ATMpulsa. Jikapun hanya untuk pemakaian isi pulsa sendiri sudah untung karena dapat daftar harga pulsa yang jauh lebih murah daripada counter pulsa di luar.

Inilah Distributor Pulsa Yang Luar Biasa...

 

Monday, 9 January 2012

KELOMPOK 5 “ Konsep Proses “

“ Konsep Proses “
A. Konsep Proses
Secara informal, proses adalah program dalam eksekusi. Sebuah proses suatu program adalah satu entitas pasif seperti isi dari sebuah berkas yang disimpan didalam disket, sebagaimana sebuah proses dalam suatu entitas aktif, dengan sebuah program counter yang mengkhususkan pada instruksi selanjutnya untuk dijalankan dan seperangkat sumber daya / resource yang berkenaannya dengannya.
1. Status Proses
Status proses terdiri dari :
1. New : proses sedang dibuat
2. Running : proses sedang dieksekusi
3. Waiting : proses sedang menunggu beberapa event yang akan terjadi
4. Ready : proses menunggu jatah waktu dari CPU untuk diproses
5. Terminated : proses telah selesai dieksekusi

2. Proses Control Block (PCB)
Informasi yang terdapat pada setiap proses meliputi :
1. Status proses, new, ready, running, waiting dan terminated
2. Program counter
3. CPU register
4. Informasi penjadwalan CPU
5. Informasi manajemen memori
6. Informasi accounting
7. Informasi status I/O

B. Penjadwalan Proses
Tujuan dari multiprogramming adalah untuk memiliki sejumlah proses yang berjalan sepanjang waktu, untuk memaksimalkan penggunaan CPU.
Tujuan dari pembagian waktu adalah untuk mengganti CPU diantara proses-proses yang begitu sering sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan setiap program sambil CPU bekerja.



Tiga macam bentuk jadwal dari penjadwalan proses :
1. Antrian Penjadwalan
Jenis-jenis antrian penjadwalan adalah sebagai berikut :
 Job Queue. Semua proses yang masuk pada suatu sistem akan diletakkan kedalam job queue
 Ready Queue. Proses-proses yang ada dimemori utama dan menunggu untuk dieksekusi diletakkan pada suatu list yang disebut dengan ready queue
 Device Queue. Deretan proses yang sedang menunggu peralatan I/O tertentu disebut dengan device queue
2. Penjadwal (scheduler)
Terdapat 2 bentuk penjadwal yaitu :
 Lonsterm-scheduler (job scheduler), menyeleks proses-proses mana yang harus dibawa ke ready queue
 Short-term Scheduler (CPU scheduler), memilih proses-proses yang siap untuk dieksekusi, dan mengalokasikan CPU ke salah satu dari proses-proses tersebut

3. Context Switch
Ketika CPU memindahkan proses ke proses lain, diperlukan penyimpanan suatu keadan proses lama (state of process ) dan kemudian beralih ke proses yang baru. Tugas tersebut diketahui sebagai alih konteks (context switch). Alih konteks sebuah proses digambarkan dalam PCB suatu proses termasuk nilai dari CPU register.
C. Operasi Pada Proses
Operasi-operasi yang dilakukan terhadap proses diantaranya :
 Penciptaan proses
Ada beberapa aktifitas berkenaan dengan pembuatan proses antara lain :
 Memberi identitas (nama) pada proses yang dibuat
 Menyisipkan proses pada list proses atau table proses
 Menentukan priorits awal proses
 Menentukan PCB
 Mengalokasikan resource awal bagi proses tersebut


 Terminasi proses
 Penundaan proses
 Pelanjutan kembali proses
 Pengubahan prioritas proses
 Mem-block proses
 Membangkitkan proses
 Menjadwalkan proses

Friday, 6 January 2012

KELOMPOK 4 “STRUKTUR SISTEM OPERASI”


 KOMPONEN KOMPONEN SISTEM
Pada kenyataanya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama. Namun menurut avi silberschoutz, peter :
Komponen sistem secara umum
• Manajemen proses
• Manajemen memori utama
• Manajemen file
• Manajemen sistem I/O
• Manajemen sekunder/seconndary
• Jaringan
• Sistem proteksi
• Command-interpreter sistem
4.1.1. Manajemen proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang dieksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikn tugasnya. Sumber daya tersebut dapat berupa CPU time,memori,berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O dalam hal manajem proses, sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-adtivitas dengan manajemen proses seperti:
• Pembuata dan penghapusan proses penggunaan dan sistem proses
• Menunda atau melanjutkan proses
• Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi
• Menyrdiakan mekanisme untuk proses komunikasi
• Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock
4.1.2 . manajemen memori utama
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaaan. Memri utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan ang akses datanya di gunakan oleh CPU atau perangkat I/O. memori utama termauk penyimpanan data yang sementara (volatile). Artinya data dapat hilang begitu sistem komputer di matikan.
• Melacak bagian mana dari memori yang sedang di gunakan dan oleh siapa
• Memutuskan proses-proses mana yang di-load keruang memori saat tesedia
• Alokasi dan dalokasi ruang memori.
4.1.3. manajemen memori sekuder
Karena memori utama(primary storage) bersifat volitile dan terlalu kecil untuk menyimpan data semua data dan program secar permanen, maka sistem komputer harus menyediakan sekondary storage untuk mem-beckup memori utama. Sistem komputer moderen menggunakan disk sebagai media on-line storage, yang digunakan untuk program dan data. Sistemoperasi bertanggung jawap untuk aktivitas yang behubungan dengan manajemen disk:
• Bagaiman mengolah ruang yang kosong dalam storage
• Bagaiman megalokasi storage
• Bagaiman melakukan scheduling penggunaan disk
4.1.4 manjemen file
File adalh kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat file tersebut. File dapat mempunyai stuktur yang bersifat hierarkis(direktori,volume,dll). Sistem operasi mmberikan tanggapan atas manajem file untuk ativitas-aktivitas berikut:
• Pembuatan dan penghapusan file
• Pembuatan dan penghapusan direktori
• Mendukung primitif-primitif manipulasi file dan direktori
• Pemetaan file dalam sekondary storage
• Beckup file dalam media yang stabil (non-volatile)
• Pembuatan dan penghapusa file
• pembuat n dan penghapusan direektori
• primitif-primitif yang mendukung untuk manipulasi file dan direktori.
• Pemetaan file ke memori file.
• Back up file ke media penyimpanan yang stabil (nonvolatile).
4.1.5 manajemen input otput
Manajemen input output sering disebut davice manager. Mebyediakan “ davince driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam ( membuka,membaca, menulis,menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca file pada hard-disk, CD-RUM dalam floppy disk.
Sistem operasi memberikan tnggapan atas manajemen input output untuk aktivitas-aktivitas berikut:
• Sistem buffer-caching: menampung sementara data dari I/O dan ke I/O
• Antar muka divince-driver secar umum atau spooling yang melakukan penjadwalan pemakayan I/O supaya sistem lebih efisien (seperti antrian pada proses)
• Driver untuk devince hadware-hadware tertentu yang dapat melakukan operasi “ detail” untuk perangkat I/O tertentu.
4.1.6 jaringan ( sistem distribusi)
sistem distribusi adalah kumpulan beberapa proses yang tidak membagi memori atau clook. Masing-masing proses mempunyai memori sendiri. Proses di dalam sistem di hubungkan melaliu suatu jaringan komunikasi dan komunikasi berlansung dengan menngunakan suatu protokol. Sistem distribusi menyediakan akses user untuk berbagai sumber daya sistem. Akses terhadap sumber daya yang di gunakan bersama mengizinkan:
• Mempercepat komputasi (computation speed-up)
• Peningkatan ketersediaan data (icreased data availity).
• Peningkatan keandalan (enhanced reliability)

sistem proteksi

Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses yang di lakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke system sumber daya. Mekanisme proteksi harus:

• Membedakan antara pengguna yang sudah diberi izin dan yang belum
• Menetapkan control untuk di terapkan (specify the controls to be imposed)
• Menyediakan tujuan dari pelaksanaan proteksi ( provide a means of enforcemen)
4.1.8. command-interpreter system
System operasi menunggu instruksi dari pengguna ( command driven). Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya di sebut: control –card interpreter, commandtah yang intrpreter memungkikan system berkomunikasi dengan user melalui perintah-perintah menjalankan proses yang telah di definisiksan parametrnya serta melakukan respon OS meunggu istruksi dari user ( command driver)
Banyak perintah yang diberikan kepada system operasi oleh control statement yang berhubungan dengan :
• Proses creation and management
• I/O handling
• Secondary-storage management
• Main-memori management
• File-sistem access.
• Protection
• Networking

Sunday, 1 January 2012

KELOMPOK 3 “ Keamanan Komputer Dan Jaringan “


1. Kriptografi
Kriptografi, secara umum adalah ilmu dan seni untuk menjaga kerahasiaan berita (Bruce Schneier - Applied Cryptography). Selain pengertian tersebut terdapat pula pengertian ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data (A. Menezes, P. van Oorschot and S. Vanstone - Handbook of Applied Cryptography). Tidak semua aspek keamanan informasi ditangani oleh kriptografi.

Ada empat tujuan mendasar dari ilmu kriptografi ini yang juga merupakan aspek keamanan informasi yaitu:
● Kerahasiaan, adalah layanan yang digunakan untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau kunci rahasia untuk membuka/mengupas informasi yang telah disandi.
● Integritas data, adalah berhubungan dengan penjagaan dari perubahan data secara tidak sah. Untuk menjaga integritas data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak, antara lain penyisipan, penghapusan, dan pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya.
● Autentikasi, adalah berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.
● Non-repudiasi, atau nirpenyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat


ELEMEN



CRYPTOSYSTEM
Cryptographic system atau Cryptosystem adalah suatu fasilitas untuk mengkonversikan plaintext ke ciphertext dan sebaliknya. Dalam sistem ini, seperangkat parameter yang menentukan transformasi pen-cipher-an tertentu disebut suatu set kunci. Proses enkripsi dan dekripsi diatur oleh satu atau beberapa kunci kriptografi.

Karakteristik Cryptosystem yang baik:
1. Keamanan sistem terletak pada kerahasiaan kunci dan bukan pada kerahasiaan algoritma yang digunakan.
2. Cryptosystem yang baik memiliki ruang kunci (keyspace) yang besar.
3. Cryptosystem yang baik akan menghasilkan ciphertext yang terlihat acak dalam seluruh tes statistik yang dilakukan terhadapnya.
4. Cryptosystem yang baik mampu menahan seluruh serangan yang telah dikenal sebelumnya





MACAM CRYPTOSYSTEM
A. Symmetric Cryptosystem
Dalam Symmetric Cryptosystemini, kunci yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi pada prinsipnya identik, tetapi satu buah kunci dapat pula diturunkan dari kunci yang lainnya. Kunci-kunci ini harus dirahasiakan. Oleh karena itulah sistem ini sering disebut sebagai secret-key ciphersystem. Jumlah kunci yang dibutuhkan umumnya adalah:

dengan n menyatakan banyaknya pengguna.
Contoh dari sistem ini adalah Data Encryption Standard (DES), Blowfish, IDEA.


B. Asymmetric Cryptosystem
Dalam Asymmetric Cryptosystem ini digunakan dua buah kunci. Satu kunci yang disebut kunci publik (public key) dapat dipublikasikan, sedang kunci yang lain yang disebut kunci privat (private key) harus dirahasiakan. Proses menggunakan sistem ini dapat diterangkan secara sederhana sebagai berikut:
Bila A ingin mengirimkan pesan kepada B, A dapat menyandikan pesannya dengan menggunakan kunci publik B, dan bila B ingin membaca surat tersebut, ia perlu mendekripsikan surat itu dengan kunci privatnya. Dengan demikian kedua belah pihak dapat menjamin asal surat serta keaslian surat tersebut, karena adanya mekanisme ini. Contoh sistem ini antara lain RSA Scheme dan Merkle-Hellman Scheme.
PROTOKOL CRYPTOSYSTEM
Cryptographic Protocol adalah suatu protokol yang menggunakan kriptografi. Protokol ini melibatkan sejumlah algoritma kriptografi, namun secara umum tujuan protokol lebih dari sekedar kerahasiaan. Pihak-pihak yang berpartisipasi mungkin saja ingin membagi sebagian rahasianya untuk menghitung sebuah nilai, menghasilkan urutan random, ataupun menandatangani kontrak secara bersamaan.

KELOMPOK 2 “ Memahami Hacker Bekerja “

Secara umum kita harus memahami hecker beketja dengan melalui tahapan- tahapan sebagai berikut:
1. Tahapan mencari tahu system komputer sasaran
2. Tahapan penyusupan
3. Tahapan penjelejahan
4. Tahap keluar dan menghilang
Prinsip dasar perancangan sistem informasi
• Mencegah hilangnya data
• Mencegah masuknya penyusup
 Lapisan keamanan
1. Lapisan fisik
1. Membatasiakses fisik ke mesin
• Akses masuk keruangan computer
• Pengumncian computer secara hardware
• Keamanan bios
• Keamanan boatloder
2. Beck up data
• Pemilihan piranti back-up
• Penjadwalan back-up
3. Mendeteksi gangguan fisik
• Log pendek atau tidak lengkap, log yang berisikan waktu yang aneh, log dengan resmi atau lepemilikin yang tidak tepat
• Mengontrol akses sumber daya


2. Keamanan lokal
Berkaitan dengan user dan hak-haknya:
• Beri mereka fasilitas minimal yang diperlukan
• Hati- hati dari mana mereka saat login, atau tempat seharusnya mereka login
• Pastikan dan hapus rekening mereka ketika mereka tidak lagi memebutuhkan akses
3. Keamanan root
• Ketika melakukan perintah yang kompleks dengan cara yang tidak merusak dulu
• Beberapa orang merasa terbantu ketika melakukan “touch/-i”pada system mereka
• Hanya menjadi root ketika melakukan tugas tunggal tertentu
• Jalur perintah saat melakukan root sangat penting
• Jangan pernah menggunakan seperangkap utillitas rlogin/rsh/rexecsebagai root
• File/etc/security berisikan daftar termina-terminal tempat root dapat login
• Selalu perlahan dan berhati-hati ketika mejadi root
4. Keamanan file dan system file
• Diectoriy home user tidak tidak boleh mengakses perintah mengubah system seperti partisi
• Lakukan setting limit system file
• Atur akses dan permission
• Selalu cek program-program yang tidak di kenal
5. Keamanan password dan enkripsi
• Hati-hati teradap bruto force attack dengan membuat password yang baik.
• Selalu mengenkripsi file yang dipertuklarkan
• Lakukan pengamanan padalevel tampialan, seperti screen saver
6. Keamanan kernel
• Selalu update kernel system operasi
• Ikuti review bugs dan kekurangan-kekrangan pada system operasi
7. Keamanan jaringan
• Waspadai paket sniffer yang sering menyadap port Ethernet
• Lakukan prosedur ungtuk mengecek integritas data
• Verivikasi informasi DNS
• Gunakan firewall untuk barrier atau jarring privat dengan jariangan eksternal.

TUGAS KEAMANAN KOMPUTER MAKALAH 2 ( Resume )

KELOMPOK 1

Keamanan Komputer Mengapa dibutukakan ?
• ‘’informatio-based society’’, menyebabkan nilai informasi menjadi sangat penting dan menuntut kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan kurat menjadi sangat esensial bagi sebuah oraganisai,
• Infrastruktur jaringan computer,seperti LAN dan Internet,memungkinkan untuk menyediakan rinformasi secara cepat, sekaligus membuka potensi adanya lubang kemanan (security hole)

Kejahatan Komputer Semakin Meningkat Karena :
• Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan computer meningkat : online banking, e-commerce, Electronic data Interchange (EDI).
• Desentralisasi server.
• Transisi dari single vendor ke multi vendor.
• Meningkatkatnya Kemampuan pemakai (user).
• Kesulitan penegak hokum dan belum adanya ketentuan yang pasti.
• Semakin kompleksnya system yang digunakan, semakin besarnya source code program yang digunakan.
• Berhubungan dengan internet.

Klasiikasi Kejahatan Komputer
Menurut David Icove [John D.Howard,”An Analysis Of Security Incidents On The Internet”1989 – 1995, “phD thesis, Engineering and public policy, Carnegie Mellon university, 1997.] berdasarkan lubang keamanan, keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu:
1. Keamanan yang bersifat fisik (physical security): termasuk akses orang ke gedung, peralatan, dan media yang digunakan. Contoh :
• Wiretapping atau hal-hal yang berhubungan dengan akses ke kabel atau computer yang digunakan juga dapat di masukkan ke dalam kelas ini.
• Denial of service, dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diutamakan adalah banyaknya jumlah pesan).
• Syn Flood Attack , dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi terlalu sibuk dan bahkan dapat berakibat macetnya sistem (hang).
2. keamanan yang berhubungan dengan orang (personel),Contoh :
• Identifikasi user (username dan password).
• Profil resiko dari orang yang mempunyai akses (pemakai dan pengelola).
3. keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (commuications).
4. Keamanan dalam operasi : Adanya prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan, dan juga ter-masuk prosedur setelah serangan (post attack recover

Aspek Keamanan Komputer
Menurut Garfinkel [Simson Garfikel,”PGP: Pretty Good Privacy,”O’Reilly & Associ-ates,Inc., 1995.]
1. Privacy /Confidentiality
• Defenisi : menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
• Privacy : lebih kearah data-data yang sifatnya privat, Contoh :e-mail seorang pemakai (user)tidak boleh dibaca oleh administrator.
• Confidentiality : berhubungan dengan data yang diberikan kepihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
• Contoh : data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number,agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya.
• Bentuk Serangan : usaha penyedapan (dengan program sniffer).
• Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.
2. Integrity
• Defenisi : informasi tidak boleh diubah tanpa seizin pemilik informasi.
• Contoh : e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
• Bentuk serangan : Adanya virus, Trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.
3. Authentication
• Defenisi : metode untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud.
• Dukungan :
• Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermaking (untuk menjaga “intellectual property”,yaitu menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan”pembuat)dan digital signature.
• Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password, biometric (cirri-ciri khas orang), dan sejenisnya.
4. Avaibility
• Defenisi : berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan
• “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down,hang,crash.
• Mailbomb , dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mainya atau kesulitan mengakses e-mailnya.
5. Access Control
• Defenisi : cara pengaturan akses kepada informasi. Berhubungan dengan masalah
• Authentication dan juga privacy
• Metode : menggunakan kombinasi userid/password atau dengan
• Menggunakan mekanisme lain.
6. Non-repudiation
• Defenisi : aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi electronic commerce.

Security attack models (model-model serangan dalam Keamanan)
Menurut W. Stalling [William Stalling, “Network and Iternetwork Security,” prentice Hall, 1995.] serangan (attack) terdiri dari :
• Interruption: perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
• Interreption: pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses asset atau informasi.contoh dari serangan ini adalah penyedapan (wiretapping).
• Modification: pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses,akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) asset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi web site dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik web site.
• Fabrication: pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu kedalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu ke dalam jaringan komputer

Wednesday, 28 December 2011

Perencanaan, Pengelolaan dan Kerangka Kerja Sistem Informasi

. Perencanaan Sistem Informasi
Perencanaan informasi adalah bagaimana merencanakan penerapan pengetahuan tentang sistem informasi pada organisasi.
Suau organisasi dengan perencanaan yang matang menghasilkan sistem informasi yang handal dan sesuai dengan yang telah direncanakan.
Suatu organisasi yang maju dan modern, tentunya selalu merencanakan sistemnya secara modern dan dengan teknologi yang modern juga.
Untuk mencapai suatu sistem yang baik tentunya harus melewati tahapan berikut :
Tahap 1 : Ide (Idea)
Ide adalah hal terpenting dalam berorganisasi, dengan banyaknya ide-ide yang membangun maka organisasi akan semakin dapat maju dan bersaing. Bayangkan bila tidak ada ide sama sekali maka suatu organisasi tidak akan bisa bertahan hidup dari persaingan usaha yang semakin banyak dan beragam.
Tetapi bila ide yang dicetuskan tidak bersifat membangun dan menopang kehidupan usaha organisasi, maka pasti perusahaan tidak bisa bertahan lama. Apalagi pesaing-pesaing mempunyai ide dan inovasi terhadap produknya, maka pengguna produk akan banyak beralih ke produk-produk lain tersebut.
Tahap 2 : Perencanaan ( Planning)
Perencanaan sistem informasi yang baik akan menghasilkan suatu pondasi yang kokoh untuk seterusnya dirancang sistem informasi yang handal dan sesuai dengan yang diharapkan.
Perencanaan sistem berusaha untuk menerapkan suatu teknik atau cara dalam membangun sistem yang tentunya sesuai dengan harapan semua pihak yang berkepentingan.
Tahap 3 : Perancangan (design)
Merancang / mendesign pemecahan masalah dengan ditopang oleh ide-ide yang bersifat membangun.
Merancang suatu sistem infromasi memerlukan kemampuan dan pengalaman perancangan yang tinggi karena merancang berarti membuat pondasi dan kerangka sistem informasi yang mestinya harus kokoh dan kuat. Kekokohan rancangan yang dibangun juga harus benar-benar teruji. Pengujian rancangan dilakukan untuk menghindari terjadinya kegagalan sistem atau kerusakan sistem yang berakibat pada terganggunya proses pengolahan data menjadi produk informasi yang baik.
Tahap 4 : Aplikasi Sistem
Perancangan yang sudah selesai tentunya harus diaplikasi ke sistem nyata dari organisasi, dalam arti dijalankan untuk mendukung kegiatan usaha organisasi.
Tahap 5 : Pengawasan / Pengontrolan
Sistem yang sudah diaplikasikan perlu dikontrol secara terus menerus untuk mengetahui apakah sistem informasi sudah berjalan secara baik atau perlu adanya penambahan atahu pengurungan.
Kontrol sistem mutlak diperlukan bagi setiap organisasi yang menjalankan usahanya.
Contoh :
Pengelolaan institusi pendidikan negeri maupun swasta tentu ada komponen pengawas, bila di istitusi negeri yang menjadi pengawas adalah BPK (Badan Pengawas Keuangan) dan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan)
Pengelolaan perusahaan bus umum tentu ada bagian pengontrol penumpang dan pengontrol crew bus.
Tanpa adanya kontrol yang baik suatu organisasi akan berjalan timpang dan semau gue. Akibat tidak adanya kontrol terhadap organisasi, maka pengambil keputusan tidak akan bisa bahkan sulit menetukan kebijakan yang akan diambil untuk perbaikan atau kelangsungan usaha organisasi yang dikelola.
Tahap 6 : Penilaian / Evaluasi
Penilaian / evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah ada perubahan atau tidak dalam usaha yang dijalankan organisasi.
Penilaian / evaluasi biasanya dilakukan oleh pengambil keputusan di akir periode kegiatan. Bila ternyata ada kendala maka perlu adanya perbaikan yang sesegera mungkin supaya tidak menyebabkan kerugian terhadap kelangsungan usaha organisasi.
Tahap 7 : Maintenance / Tindak lanjut
Maintenance adalah perbaikan yang dilakukan secara rutin terhadap usaha yang dijalankan organisasi. Maintenance dilakukan atas dasar evaluasi yang telah ditetapkan pemecahannya dan usaha perlu diperbaiki untuk meningkatkan kinerja dan juga untuk memperbaiki kondisi usaha bila dalam perjalanan usahanya mengalami kerugian.
Semua organisasi memerlukan maintenance di segala bidang karena maintenance untuk menstabilkan jalannya usaha.
Bayangkan suatu organisasi tanpa maintenance maka umur usahanya tentun tidak bisa diperkirakan bahkan akan terjadi kerusakan sebelum masanya.
Contoh :
Mobil, bila mobil dipakai terus tanpa ada maintenance niscaya lebih cepat rusak dan mestinya bisa dipakai selama 5 tahun, karena tidak dimaintenance belum sampai 5 tahun sudah masuk garasi atau bahkan diloakkan.
Komputer, komputer juga perlu dimaintenance. Kebanyakan suatu lembaga pendidikan meremehkan maintenance bulanan, padahal maintenance perangkat komputer sangat diperlukan sekali, sayang anggaran maintenance jarang sekali diberikan, bahkan terkadang biaya maintenance diabaikan, akibatnya semestinya dalam suatu laboratorium 40 unit perangkat komputer yang beroperasi, karena terjadi kerusakan dan tidak pernah ada maintenance bisa-bisa tinggal 2 atau 3 unit saja yang beroperasi.Hal ini menandakan kalau manajemen laboratorium sangat parah dan perlu diamputasi.
3.3.2. Pengelolaan Sistem Informasi
Pengelolaan sistem informasi merupakan bagian yang sangat penting dalam organisasi. Pengelolaan sistem merupakan faktor kunci bagi suksesnya usaha organisasi.
Dalam berorganisasi perlu adanya pengelola sistem informasi. Pengelola sistem informasi terdiri dari manajer dan staf bawahannya.
Pengelolaan sistem informasi diperlukan untuk menghasilkan produk informasi yang berdaya guna.
Perkembangan industri yang sangat pesat mengakibatkan adanya penataan sistem yang lebih baik lagi seperti sistem tenaga kerja, sistem pembiayaan, sistem pemasaran dan sistem pembelian.
Dengan tertatanya sistem ke arah yang lebih baik lagi tentunya mempunyai nilai positif bagi pekembangan organisasi. Pengguna informasi akan semakin percaya dan yakin terhadap produk yang dihasilkan. Dan tentunya tidak akan pindah ke lain organisasi.
Manajer yang baik dan handal tentunya mempunyai tanggung jawab yang berat dalam mengelola organisasinya.
Organisasi yang besar dan hebat pasti memiliki manajer-manajer yang handal dan hebat pula dengan ide dan inovasi yang selalu mengikuti perubahan lingkungan usaha. Betapa pentingnya manajer bagi perkembangan usaha organisasi mengakibatkan ada satu atau beberapa manajer yang dihargai sangat mahal karena keahliannya yang tinggi.
Manajer suatu perusahaan besar membawahi bawahan yang sanga banyak pula. Tanggung jawabnya terhadap kinerja bawahan juga harus benar-benar teruji dan juga tanggung jawabya terhadap produk informasi yang dihasilkan.
3.3.3. Kerangka Kerja Sistem Informasi
Menurut O’Brien (2007), Sistem Informasi bisnis dapat dijelaskan berdasarkan kerangka kerja sebagai berikut :
1. Konsep Dasar
Konsep dasar dari sistem informasi, terutama yang berkaitan dengan konsep bisnis dan manajerial serta konsep teknis dan perilaku sistem informasi. Modul ini akan membahas konsep fundamental ini.
2. Teknologi Informasi
Perangkat keras, lunak, jaringan, manajemen data, serta internet merupakan bahasan utama dari kerangka ini.
3. Aplikasi Bisnis
Penggunaan sistem informasi untuk kepentingan operasional, pengambilan keputusan manajemen, serta menciptakan keunggulan kompetitif dari sebuah bisnis. Modul 2: Sistem Informasi Bisnis dan Pengembangannya akan membahas kerangka ini lebih mendetil.
4. Proses Pengembangan
Bagaimana merencanakan, menganalisis, mengembangkan, serta mengimplementasikan sistem informasi di dalam organisasi sehingga tujuan organisasi tercapai.
5. Tantangan Manajemen
Pengelolaan terhadap tantangan yang muncul atas penggunaan sistem informasi, termasuk tantangan etika dan keamanan.
Tantangan Manajemen
Sistem Informasi
Teknologi Informasi
Aplikasi Bisnis
Proses Pengembangan
Konsep Dasar
Gambar 3.4. Kerangka Kerja Sistem Informasi
3.4. Penilaian dan Pengendalian Sistem Informasi
3.4.1. Penilaian Sistem Informasi
Penilaian sistem informasi dipakai manajer dalam membuat keputusan.
Penilaian menduduki posisi yang sangat strategis dalam kaitannya dengan komponen lain seperti komponen masukan, proses, produk informasi yang dihasilkan.
Pengelolaan sistem informasi dianggap efisien dan berdaya guna bila serangkain komponen berjalan sesuai dengan perencanaan yang matang dan proses produksi tidak melenceng jauh dari perencanaannya dan juga hasil yang dicapai juga sesuai dengan yang direncanakan.
Biasanya perencanaan akan terjadi perubahan pada prakteknya karena adanya faktor yang tak terduga, seperti bencana alam, kenaikan biaya produksi, kenaikan bahan bakar minyak (bbm) dan banyak lagi peristiwa yang tak terduga lainnya.
Dari sinilah penilain sistem informasi diperlukan karena perencanaan yang sangat matang dan diawal dinilai dengan kondisi bagus tetapi ternyata ada perubahan yang tidak dikehendaki, hal ini tentu menjadi pekerjaan yang srius bagi menajer untuk bisa memperbaikinya supaya usaha organisasi tetap berjalan dengan mulus.
Strategi penilaian dalam sistem informasi :
1. Input
Penilaian terhadap perencanaan informasi yang biasanya perencanaan informasi disusun berdsarkan skala prioritas.
1. Proses
Penilaian terhadap pelaksanaan perubahan dari input berupa pengumpulan data, pengolahan data, penilaian dan penyebarluasan data.
Penilaian terhadap proses juga penting sekali untuk mengendalikan prioritas yang segera diproses dan biaya prosesnya.
Bila prioritas proses dan biaya proses tidak diperhatikan penilaiannya maka bisa berakibat organisasi merugi dan banyak pekerjaan yang sia-sia.
1. Produk
Penilaian terhadap produk yang dihasilkan juga sangat penting sekali karena produk merupakan hasil akhir dari serangkaian sistem informasi organisasi. Bila produk yang dihasilkan tidak sesuai alias cacat maka berimbas pada pemasaran yang terganggu, bagian pemasaran akan sia-sia dalam menawarkan produk yang dihasilkan oleh organisasi.
Produk yang cacat tidak mungkin laku di pasaran. Tetapi apabila penilaian terhadap produk sebelum dilemapra ke pasaran maka cacat produksi akan diminimalisasi, biasanya di bagian akhir sebelum packing produk diadakan pengecekan dan validasi produk. Dalam istilah industri bagian pengecekan adalah QC ( Quality Control). Bagian inilah yang berperan sangat besar untuk menjaga produk tetap terjamin kualitasnya dan produk yang keluar untuk dipasarkan sudah benar-benar diseleksi secara ketat.
Tetapi sangat disayangkan reward yang diberikan kepada bagian QC sangat minim sekali, biasanya honor yang diterima bagian QC sama saja dengan bagian produksi. Padahal QC dituntut harus benar-benar menguasai ciri-ciri produk yang bagus dan berkualitas.
Dari sinilah banyak organisasi yang pada akhirnya tutup usahanya karena tidak mampu bersaing. Sebenarnya kadang-kadang masalahnya bukan karena produk tersebut tidak up to date tetapi terkadang QC yang memeriksa produk sembrono dan tidak merasa punya tanggung jawab terhadap barang yang diperiksa. Mengapa bisa terjadi ? karena dengan honor yang kecil tidak akan merubah perilaku QC dalam memeriksa produk.
Sia-sia saja perusahaan yang sudah menyandang sertifikasi yang diakui baik nasional maupun internasional kalau tenaga Qcnya tidak begitu diperhatikan kesejahteraannya.
Dari sinilah bisa digambarkan betapa sangat pentingnya penilaian terhadap produk yang akan dijual ke pasaran.
Berdasarkan hasil penilaian dapat dibuat suatu keputusan tentang sistem informasi berupa :
1. Kebutuhan pasar yang nyata.
Didasarkan atas observasi, survey dan penelitian di lapangan.
1. Planning yang berkualitas.
Didasarkan atas kebutuhan pasa yang nyata
1. Proses kegiatan sistem informasi yang tepat.
Didasarkan atas planning yang berkualitas
1. Kualitas produk yang baik.
Didasarkan atas proses kegiatan sistem informasi yang berkualitas.
3.4.2. Pengendalian Sistem Informasi
Pengendalian sistem informasi merupakan proses pengamatan setiap tahap dalam pengelolaan informasi.
Pengelola sistem informasi juga berperan sebagai penegendali kelancaran serangkaian proses sistem informasi dalam menghasilkan suatu produk informasi yang menjadi andalan dari organisasi yang dikelola.
Pengendalian sistem informasi menjadi hal yang tidak terpisahkan terhadap pengelolaan sistem informasi
Pengelola sistem informasi harus mempunyai jiwa pengelola yang handal dan trampil dalam mengendalikan sistem informasi.
Kemampuan yang mutlak mesti dimiliki pengelola sistem informasi yaitu kemampuan :
1. Mengendalikan rencana sistem informasi.
Kemampuan dalam mengendalikan rencana sistem yang disusun menurut skala prioritas kebutuhan organisasi
1. Mengendalikan pelaksana sistem informasi.
Kemampuan dalam mengendalikan pelaksana sebagai motor penggerak sistem informasi. Pelaksana harus terkendali secara baik karena kalau pelaksana sistem mampu dikendalikan maka sistem informasi akan berjalan secara benar.
Bila sistem informasi tidak berjalan secara benar maka akan memudahkan terjadinya permasalahan baru dan juga permasalahan yang mungkin bisa merugikan organisasi.
1. Mengendalikan proses sistem informasi.
Kemampuan dalam melaksanakan proses sistem informasi yang akan terus berjalan karena terus-menerus dikendalikan oleh pengelola. Pengendalian proses bertujuan untuk menjaga kualitas produk yang diproses. Produk yang baik pasti dibawah pengendalian sistem yang ketat dan teliti.
Produk yang tidak baik biasanya tidak dalam kendali sistem yang ketat.
1. Konsolidasi dan koordinasi.
Dalam mengendalikan sistem informasi maka perlu adanya pembinaan dan pembelajaran terhadap pelaku sistem informasi.
Kegiatan yang dilaksanakan adalah :
1. Bimbingan teknis
Bimbingan teknis diberikan kepada pelaksana teknis dalam meningkatkan kemampuan dalam menjalankan sistem informasi.
1. Kerjasama
Kerjasama digalakkan dalam berbagai pelaksanaan sistem informasi, baik dari dalam maupun dari luar ogranisasi
1. Pengkajian
Pengkajian dilakukan untuk mengkaji masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanan sistem informasi
1. Pelatihan
Pelatihan dan pendidikan diperlukan untuk tenaga pelaksana untuk mengasah kemampuan dalam melaksanakan sistem informasi, supaya setiap ada perubahan tenaga pelaksana akan dengan segera melakukan perbaikan-perbaikan karena pelaksana sistem sudah terlatih dalam menghadapai berbagai permasalahan yang ada.

Sumber : http://akhifais.wordpress.com/2010/04/21/materi-kelima-perencanaan-pengelolaan-dan-kerangka-kerja-sistem-informasi/

Thursday, 1 December 2011

TUGAS SISTEM OPERASI “ Penjadwalan Proses “

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Tujuan Permasalahan

BAB II PENJADWALAN PROSES
1. Konseo dasar penjadwalan CPU
2. Kriteria penjadwalan
3. Algoritma penjadwalan
4 . Two Queues Scheduling.......................................................
5 Multilevel Feedback Queues Scheduling..................................
6. Multiple – Processor Scheduling.............................................
7. Real Time Sceduling............................................................
8. Penjadwalan Theread...........................................................
9. Evaluasi algoritma.................................................................
BAB III PENUTUP
1. Kesimpulan
2. Saran

DAFTAR PUSTAKA












KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat dan karunianya baik berupa kesehatan maupun kesempatan sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan sebagai mana mestinya.
Adapaun tema yang kami sajikan yaitu”PENJADWALAN PROSES” merupakan tugas yang di berikan oleh dosen pembimbing mata kuliah guna memenuhi slah satu persyaratan akademik,dalam standarisasi penilayan ,meskipun makalah ini telah tersusun secara mendetail maupun ilmiawi,namun kami menyadari sepenuhnya masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan yang ada di dalamnya,oleh karena itu kritik dan saran dari berbagai pihat yang sifatnya konstruktif(membangun), terutama dari teman-teman mahasiswa maupun dosen pembimbing,sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini,harapan penulis muda-mudahan makalah ini dpat memenuhi fungsinya.



Tidore 30-03-2011













BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pada bab ini akan diuraikan secara umum tentang konsep penjadwalan proses seperti konsep dasar penjadwalan, kriteria penjadwalan, dan algoritma penjadwalan.
Penjadwalan proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dari mekanisme sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang di lakukan oleh sistem komputer.
Adapun tugas penjadwalan yaitu untuk memutuskan:
1. Proses yang harus berjalan
2. Kajian dan selama berapa lama proses itu bekerjan

B. TUJUAN PERMASALAHAN
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, pembaca diharapkan mampu
1. Memahami tentang konsep dasar penjadwalan CPU
2. Memahami kriteria yang diperlukan untuk penjadwalan CPU
3. Memahami beberapa algoritma penjadwlan CPU yang terdiri atas algoritma First Shortest JOB first. Priority dan Round Robin















BAB II
PEMBAHASAN

A. KONSEP DASAR PENJADWALAN PROSES
Pada sistem komputer terdapat beberapa bentuk penjadwalan : admission (pintu masuk kesistem ), memori, dan CPU scheduler.

 CPU Scheduler
Pada saat CPU menganggur, maka sistem operasi yang harus menyeleksi proses-proses yang ada di memori utama(rady queue),untuk di eksekusi dan mengalokasikan CPU untuk salah satu dari proses tersebut,Seleksi semacam ini di sebut dengan short term scheduler(CPU scheduler).
1. Apabila proses berpindah dari keadaan ruuning ke waiting
2. Apabila proses berpindah dari keadaan ruuning ke ready
3. Apabila proses berpindah dari keadaan waiting ke ready
4. Apabila proses berhenti

 Dispatcher
Dispatcher adalah suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyelesaian proses yang di lakukan selama short-term scheduling.

B. KRITERIA PENJADWALAN
Algoritma penjadwalan CPU yang berbeda akan memiliki perbedaan properti,sehingg untuk memiliki algoritma ini harus di pertimbangkan duluh properti-properti algoritma tersebut.
1. CPU utilization: Diharapkan agar CPU selalu dalam keadaan sibuk
2. Throughput: Throughput adalah banyaknya proses yang selesai di kerjakan dalam satu satuan waktu
3. Turnaround time: Banyaknya waktu yang di perlukan untuk mengeskusi proses,dari mulai menunggu untuk memerintah tempat di memori utama,menunggu di ready queue,eksekusi oleh CPU,dan mengerjakan I/O samapi semua proses-proses tersebut diselesaikan.
4. Waiting time: Waktu yang di perlukan oleh suatu proses untuk menunggu di ready queue
5. Response time: Waktu yang di butuhkan oleh suatu proses dari minta di layani hingga ada respont pertama yang menanggapi permintaan tersebut

C. ALGORITMA PENJADWALAN

Penjadwalan CPU menyangkut penentuan proses-proses yang ada dalam ready queue yang kan di alokasikan pada CPU,terdapat beberapa algoritma penjadwalan CPU seperti di jelaskan pada subbab di bawah ini.

 First Come First Server (FCFS)
Pertama datang,pertama di layani,(First In,First Out atau FIFO) tidak peduli apakah burst time-nya panajang atau pendek,semua proses yang edang di kerjakan di selesaikan terlebih duluh barulah proses berikut nya di layani.
Penjadwalan FCFS merupakan penjadwalan:
- Penjadwalan non-preemptive(run-to-completion)
- Penjadwalan tidak berprioritas
 Shortest Job First Scheduler(SJF)
Pada penjadwalan SJF,proses yang memiliki CPU burst paling kecil di layani terlebih dahulu,terdapat dua skema:
1. Non preemtive,bila CPU diberikan pada proses,maka tidak bisa di tundah sampai CPU burst selesi
2. Preemptive,jika proses baru datang dengan panjang CPU burst lebih pendek dari sisah waktu proses yang saat itu sedang dieksekusi,proses ini di tundah dan di ganti dengan proses baru
 Priority Scheduling
Algoritma SJF adalah suatu kasus khusus dari penjadwalan berprioritas,tiap-tiap proses di lengkapi dengan nomor prioritas(integer),CPU di alokasikan untuk proses yang memiliki prioritas paling tinggi(nilai integer terkecil biasanya merupakan prioritas terbesar). Jika beberapa proses memiliki prioritas yang sama,maka akan di gunakan algoritma FCFS. Penjadwalan berprioritas terdiri atas du skema yaitu Non-preemtive dan preemtive.
 Round-Robin Scheduling
Konsep dasar dari algoritma ini adalah dengan menggunakan time sharing,pada dasar alagoritma ini sama dengan FCFS, hanya saja bersifat preemptive,setiap proses mendapatkan waktu cpu yang di sebut dengan waktu quantum(quantum time) untuk membatasi waktu proses,biasanya 1-100 milidetik,setelah waktu habis,proses di tundah dan di tambahkan pada ready queue.
Jika suatu proses memiliki CPU burst lebih kecil dibandingkan dengan waktu quantum,maka proses tersebut akan melepaskan CPU jika telah selesai bekerja, sehingga CPU dapat selesai di gunakan oleh proses selanjutnya.

 RR- FCFS
Round Robin First Come First Server,merupakan metoda penjadwalan yang lebih dulu sampai di ready queue akan di layani lebih dahulu dan quantum untuk proses di habiskan lebih dahulu,maka proses tersebut harus keluar dan masuk kembali ke antrian ready queue kalau masih ada sisah(List Masuk Belakang).
 RR- SJF (Non- Preemptive)
Round Robin First Shortest Job First(Non- Preemptive) merupakan penjadwalan dengan pemberian jatah waktu sebesar Q kepada setiap proses,tetapi pada saat AT sama,yang di pilih berikutnya adalah yang BT-nya terkecil.
 RR- SJF (Preemptive)
RR-SJF(preemptive) yaitu pemberian jatah waktu sebesar Q kepada setip proses.


D. TWO QUEUES SCHEDULING
Tujuan dari sistem time sharing adalah menjaga agar proses user mendapat tanggapan yang baik dari cpu, contoh yang sangat sederhana adalah user yang sedang mengetik dn mengedit teks berharap mendapatkan respons yg sangat tepat ketika tombol di ketikkan,sehingga apa yang di ketikan akan monitor.
Salah satu cara yang baik untuk mendapatkan tanggapan yang baik dari CPU adalah tidak mengijinkan job panjang menghambat job pendek,yaitu dengan cara mempunyai dua antrian.


E. MULTILEVEL FEEDBACK QUEUE SCHEDULING
Penjadwalan dengan menggunakan algoritma multilevel feedback queue sama dengan algoritma pada penjadwalan multilevel queue,pada penjadwalan feedback queue suatu proses yang dapat berpindah antar berbagi queue;again dapat di terapkan dengan cara ini,Multilevel-Feedback-Queue- Scheduler di gambarkan oleh parameter berikut:
Jumlah queue
Scheduling algoritma unuk tiap queue
Metoda yang di gunakan untuk memutuskan ketika upgrade suatu psoses
Metode yang di gunakan untuk memutuskan ketika menurunkan suatu proses
Metode yang di tentukan untuk mementukan queue nama yang akan di proses membutuhkan server

F. MULTIPLE- PROCESSOR SCHEDULING
Pada pembahasaan penjadwalan,telah di bahas permasalahan penjadwalaan CPU di singgle prosessor,penjadwalaan dimultiple menjadi lebih kompleks,banyak kemungkinan telah dicoba dan telah diketahui bahwa penjadwalan satu prosessor,tidak ada solusi yg terbaik
Beberapa sistem membawa struktur satu langkah kedepan, dengan membawa semua keputusan penjadwalan, I/O processing, dan aktifitas sitem yang lain ditangani oleh satu proses yang bertugas sebagai master prosesor.pada intinya penjadwalan pada multiprosesor adalah:
CPU scheduling lebih rumit ketika berbagi CPU tersedia
Prosessor homogen didalam suatu multiprosessor
Berbagi beban ( load sharing )
Asymmetric multiprosessing- hanya satu prosesor yang mengaks es struktur sistem data,sehingga mengurangi kebutuhan akan data shering

G. REAL TIME SCHEDULING
Deskripsi fasilitas penjadwalan yang di butuhkan untuk mendukung real time computing dengan bantuan sistem komputer.terdapat dua Real Time computing.
1. Sistem Hard real time: Diperlukan untuk menyudahi suatu tugas penting dalam sejumlah waktu,secara umum , sebuah proses dikirim dengan sebuah pernyataan jumlah waktu yg dibutuhkan untuk menyelesaikan atau menjalankan I/O.
2. Soft real-time computing: Memerlukan proses penting yg menerima prioritas lebih sedikit dari sebelumnya walaupun menambah fungsi soft real-time kesistem time sharing mungkin akan mengakibatkan pembagian sumber yg tidak adil dan mengakibatkan delai yg lebih lama,atau mungkin pembatalan bagi proses tertentu , hasilnya adalah tujuan secara umum sistem yg bisa mendukung multimedia,graphic berkecepatan tinggi,dan variasi tugas yang tidak bisah di terimah di lingkungan yg tidak mendukung soft real time computing.
H. PENJADWALAN THREAD
Pada pembahasan theads,kita menenal threads untuk model proses,hal itu mengijinkan sebuah proses untuk mempunyai kontrol terhadap multiple threads.lebih lanjut bisah membedakan User Level dan karnel level therads.

 Java Thread dan Algoritmanya
Penjadwalan thread yang Runnable oleh java firtual machine dilakukan dengan konsep preemtive dan mempunyai prioritas tertinggi.dalam algoritma,kriteria-kriteria evaluasi di tentukan terlebih dahulu.seperti utilisdi gunakan dan asinya di lihat dari segi waktu tunggu dan throughput yang di sesuaikan dengan waktu turnaround-nya.
 Penjadwalan java tread
Java virtual machine menjadwalkan tread menggunakan preemtive,berdasarkan prioritas algoritma penjadwalan.
 Prioritas thread
Java firtual machine memilih thread yg runnable dengan prioritas tertinggi,semua thread java mempunyai prioritas dari 1 sampai 10.
I. EVALUASI ALGORITMA
Evaluasi Algoritma adalah bagaimana kita memilih sebuah algoritma penjadwalan CPU untuk sistem –sistem tertentu,yg menjadi pokok masalah adalah kriteria seperi apa yg digunakan untuk memilih sebuah algoritma.
.
Ketika kriteria pemilihan telah didefenisikan,maka kita dapat mengevaluasi beragam algoritma,terdapat sejumlah metode evaluasi untuk melakukan hal ini, diantaranya:
1. Pemodelan deterministik
Merupakan evaluasi analistik,evaluasi analistik menggunakan algoritma dan beban kerja sistem untuk menghasilkan satu rumus atau angka yg menunjukan kriteria suatu algoritma untuk beban kerja tertentu
2. Pemodelan antrian
Suatu sistem komputer dipandang sebagai suatu jaringan pelayan ( server ), masing-masing pelayan mempunyai satu antrian dari proses-proses yg menunggu layanan
3. Simulasi
Simulasi dapat memberikan evaluasi algoritma penjadwalan dengan lebih akurat, simulasi melibatkan pemograman model sistem komputer
4. Implementas
Simulasi hanya memberikan akurasi yg terbatas,satu-satunya cara yg paling tepad dalam mengevaluasi algoritma penjadwalan adalah mengimplementasikannya,menjalankanya pada sistem nyata dan melihatnya bekerja

 Analisa Algoritma Penjadwalan Proses
Untuk kasus ini CPU mengambil waktu rata-rata yg paling
Rendah untuk di prses,coba perhatikan tiga algoritma yg di pakai yaitu FCFS algoritma,SJF nonpremtive,dan Round Robin yg mana yg akan dipakai.
























BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Penjadwalan proses yaitu kumpulan kebijaksanaan dari mekanisme sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang di lakukan oleh sistem komputer.

Pada sistem komputer terdapat beberapa bentuk penjadwalan : admission (pintu masuk kesistem ), memori, dan CPU scheduler

Penjadwalan CPU menyangkut penentuan proses-proses yang ada dalam ready queue yang di alokasikan pada CPU.

B. Saran
Adapun yang menjadi saran kami di dalam penulisan makalah ini,kami sangat mengharapkan agar dapat memberikan penjelasan mengenai penjadwalan proses,di era sekarang dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang di terapkan dalam dunia pebdidikan, setidaknya makalah ini dapat memberikan gambaran atau garis besar yang mengenai penjadwalan proses hingga dapat menjawab apa yang menjadi penghalang dalam peningkatan mutu pendidikan. Muda-mudahan makalah ini dapat memenuhi fungsinya serta bermanfaat bagi kita semua dalam aspek pendidikan. Tak lupa saran dan kritik yang bersifat membangun dari dosen pembimbing dan teman-teman yang sangat kami harapkan guna penyempurnaan makalh berikut nya.










DAFTAR PUSTAKA


Ariyus. Dony. 2006. Computer Security, Yogyakarta:Penerbit ANDI.
Ariyus. Dony. 2005. Kamus Hacker. Yogyakarta: penerbit ANDI.
Ariyus. Dony. 2008 Ppengantar Ilmu Kriptografi Teori, Analisis, Dan Implementasi. Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Bach, Maurice J. 1986. Design of UNIX Operating System. US: Prentice Hall.
Bob DuCharme. 2001. The Operating System Handbook or. Fake Your Way Through Minis and Mainframes. Singapure: McGraw- Hill Book Co.
Bill Venners. 1998. Inside the Java Virtual Machine, Singapure:McGraw-Hill Book Co.
Deitel, Harvey M. 2004. Operating System. 3th Edition Massachusetts: Addison- Wesley Publshing Company.
Gary B. Shelly. 2007. Discovering Computers: Fundamentals. USA: Thomsons & Thomson.
Gollman, Dieter. 1999. Computer Security, Canada: John willey & son Inc.
Ghrossans, D. 1986, File System: Design and Implementation. New Jersey: Prentice-hall Inc.
Harvey M. Deitel & Paul J. Deitel. 2005. Java How To Program, Sixth Editionn New Jersey: Pretince Hall.

BIAYA OVERHEAD PABRIK DEPARTEMENISASI

BAB 6
BIAYA OVERHEAD PABRIK DEPARTEMENISASI
1.1 Tujuan Departemenisasi Biaya Overhead Pabrik

Adapun tujuan utama departemenisasi biaya overhead pabrik adalah sebagai berikut:
1. Untuk pembebanan biaya overhead pabrik dengan adil dan teliti.
2. Untuk pengendalian biaya overhead pabrik yang lebih baik.
3. Untuk pembuatan keputusan oleh manajemen.
Agar supaya ketiga tujuan tersebut diatas dapat di capai, dalam depertemenisasi diperlukan syarat atau kondisi-kondisi sebagai berikut :
1. Ketepatan dalam menentukan jumlah departemen produksi maupun pembantu.departemen yang dibentuk terlalu sedikit dapat mengakibatkan pembebanan yang kurang adil dan teliti,dari segi pengendalian menjadi kurang teliti pula.departemen yang terlalu banyak akan menaikkan jumlah biaya dan waktu yang dikorbankan yang mungkintidak sesuai dengan manfaatnya.
2. Pembagian departemen hendaknya selaras dengan dengan pembagian struktur organisasi di dalam pabrik.
3. Dapat dipilih dasar distribusi,alokasi,maupunpembebanan yang tepaat.
4. Penetuan dasar kapasitas dan besarnya kapasitas dengan tepat yang sesuai pula dengan variabilitas biaya overhed pabrik.
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan di dalam menentukan atau memilih departemen- departemen didalam pabrik adalah sebagai berikut :
1. Pembagian tanggungjawab atas pengolahan produk dan jasa yang di hasilkan di dalam pabrik, serta atas biaya yang terjadi.
2. Sifat operasional dari setiap tahapan pengolahan produk dihubungkan dengan gerakan-gerakan yang dilalui produk di dalam pabrik.
3. Lokasi dari operasi, proses pengolahan, dan mesin.
4. Jumlah departemen atau pusat biaya yang tepat.
5. Penyesuaian mesin, proses, atau operasi di dalam setiap departemen atau pusat biaya.

1.2 langkah-langkah penentuan dan penggunaan depertemeenisasi tarip biaya overhead pabrik.

langkah-langkah penentuan dan penggunaan depertemeenisasi tarip biaya overhead pabrik secara garis besar sama dengan langkah-langkah pada satu tarip untuk seluruh pabrik.perbedaannya terletak pada tahap-tahap yang harus diadakan untuk memenuhi setiap langkah tersebut. Jadi langkah – langkah yang dilakukan dalam penentuan dan penggunaan departemenisasi tarip biaya oberhead pabrik adalah sebagai berikut :
a. penentuan besarnya tarip biaya overhead pabrik untuk setiap departemen produksi.
b. Pembebanan biaya over head pabrik pada produksi atau pesanan pada setiap departemen produksi.
c. Pengumpulan biaya overhead pabrik sesungguhnya.
d. Perhitungan, analisa, dan perlakuan selisih biaya overhead pabrik untuk setiap departemen produksi.
Berikut ini dibahas langkah-langkah tersebut di atas dengan lebih mendalam.
a. Penentuan tarip biaya overhead pabrik untuk setiap departemen produksi.
Dalam penentuan tarip biaya overhead pabrik untuk setiap departemen produksi tahap – tahap yang harus dilakukan sebagai berikut :
a. Menyusun budget atau anggaran setiap elemen biaya overhead pabrik yang dikolompokkan ke dalam biaya tetap dan biaya variabel.
b. Mengandakan penelitian pabrik ( faactory survey ) pada awal periode yang akan digunakan untuk distribusi dan alokasi biaya overhead pabrik , serta perhitungan tarip biaya overhead pabrik.
c. Distribusi setiap elemen biaya overhead pabrik yang dibudgetkan kepada setiap departemen didalam pabrik,baik departemen produksi maupun departemen pembantu.
d. Alokasi biaya overhead pabrik yang dibudgetkan dari departemen pembantu tertentu ke dapartemen produksi dan departemen pembantu lainnya.
e. Perhitungan tarip biaya overhead pabrik untuk setiap departemen produksi.
Berikut ini akan di bahas tahap-tahap trsebut departemen di atas dengan lebih mendalam.
a. Menyusun budget atau anggaran setiap elemen biaya overhead pabrik.
b. Penelitian pabrik awal periode
c. Distribusi elemen biaya overhead pabrik
d. Alokasi budget biaya overhead pabrik departemaen pembantu ke departemen produksi.


Metode Alokasi Langsung
Dalam metode alokasi langsung biaya overhead pabrik departemen pembantu tertentu langsung dialokasikan ke dalam departemen produksi tanpa melalui departemen pembantu lainnya.meskipun departemen pembantu yang biayanya dialokasikan.
Kebaikan metode ini adalah : (1)sederhana dan muda dilaksanakan, (2) tepat dipakai pada perusahan perusahan di mana jasa departemen pembantu hanya dinikmati oleh departemen produksi saja, (3) dari segi pengendalian biaya melalui akutansi pertanggungjawaban, kepada departemen pembantu hanya bertanggung- jawab atas biaya yang terjadi dan dapat dikendalikan di departemen saja.
Kelemhan metode ini dalah : (1) tidak dapat menggambarkan aliran biiaya sesuai dengan jasa yang dinikmati oleh setiap departemen , (2) harga pokok jasa yang di alokasikan terlalu renda karena tidak memperhitunggkan harga pokok dari departemen pembantu lainnya.
Metode Alokasi Bertahap Tidak Bertimbal Balik
Metode ini sering disebut metode alokasi tidak langsung yang tidak bertimbal balik (indirect allocaton method,non reciprocal ), atau metode alokasi bertahap yang urutan alokasinya diatur.
Dalam metode alokasi bertahap tidak bertimbal bbalik digunakan ketentuan- ketentuan sebagai berikut:
1. Biaya overhead pabrik depertemen pembantu di samping dialokasikan kepad adepartemen produksi, juga dialokasikan pula kepada departemen pembantu lainya yang dinikmati jasa dari departemen pembantu dialokasikan tersebut.
2. Harus ditentukan urutan atau tahapan alokasi biaya departemen pembantu.
3. Ddalam metode ini dipakai anggapan bahwa suatu departemen pembantu yang biayanya sudah habis di alokasikan tidak lagi memperoleh alokasi biaya dari pembantu lainnya, meskipun departemen pembantu tersebut juga menikmati jasa dari departemen pembantu lain yang biayanya dialokasikan.
4. Dalam menyusun tabel alokasi biaya departemen pembantu, di mana departemen produksi diletakkan pada sebelah kiri dan departemen pembantu diletakan pada sebelah kanan, departemen pembantu yang dialokasikan pertama diletakkan pada kolom yang paling kanan demikian seterusnya urutan kedua di kirinya.
Metode Alokasi Kontinyu
Dalam metode alokasi kontinyu merupakan metode alokasi terus menerus dngan cara menutup dan membuka kembali rekening biaya departemen pembantu. Untuk tujuan tersebut harus ditentukan urutan alokasi dari biaya departemen pembantu yang dapat di dasarkan atas besarnya biaya sebelum alokasi.
Pada metode alokasi kontinyu biaya departemen pembantu dialokasikan berurutan dan dilakukan terus menerus secara timbal balik saampai jumlah biaya departemen pembantu habis atau jumlahnya menjadi relatif kecil, departemen pembantu yang biayanya suda habis dialokasikan akan memperoleh alokasi kembali dari departemen pembantu lainnya, sehingga sering disebut metode alokasi menutup dan membuka kembali.
Kebaikan metode alokasi kontinyu adalah sebagai berikut :
 Mencerminkan alokasi jasa antar departemen pembantu secara penuh atau timbal balik.
 Lebih teliti dan adil dibandingkan dengan metode alokasi langsung maupun metode alokasi bertahap yang tidak bertimbal balik.
Kelemahan metode alokasi kontinyu yaitu :
Perhitungan yang lebih rumit dibandingkan metode alokasi langsung dan metode alokasi bertahap tidak bertimbal-balik, lebih-lebih pada perusahan yang memiliki banyak departemen pembantu dan biaya overhead pabriknya cukup besar.
Metode Alokasi Aljabar
Metode alokasi aljabar,seperti halnya metode alokasi kontinyu,merupakan metode alokasi bertimbal-balik.jumlah biaya departemen pembantu yang dialokasikan adalah departemen pembantu yang bersangkutan setelah menerima alokasi biaya dari departemen pembantu lainya yang diperhitungkan secara timbal balik, untuk menentukan jumlah biaya tersebut digunakan persamaan aljabar. Dalam metode ini tidak perlu ditentukan urutan alokasinya.
Hasil alokasi dari metode aljabar apabila tidak ada pengaruh dari selisih pembulatan akan sama dengan metode alokasi kontinyu,apabila ada selisih pembulatan hasil alokasinya akan mendekati metode aloaksi kontinyu diganti dengan persamaan aljabar.
Kebaikan dari metode aljabar adalah sebagai berikut :
 Mencerminkan alokasi jasa antar departemen pembantu secara penuh atau timbal balik.
 Lebih teliti dan adil dibandingkan metode alokasi langsung maupun metode alokasi bertahap tidak bertimbal-balik.
 Dapat menghindar tahapan putaran-putaran metode alokasi kontinyu, jadi waktu dan biaya alokasi kontinyu, jadi waktu dan biaya alokasi dapat ditekan.
Kelemahan metode alokasi aljabar yaitu :
pada perusahaan yang memiliki banyak departemen pembantu,misalnya lebih dari 3 departemen, seringkali ada persamaan tersamar dalam metode aljabar yang tidak dapat di pecahkan atau diselesaikan. Untuk menyelesaikan masalah ini dapat digunakan metode alokasi matrik aljabaryang akan diuraikan secara ringkas pada pembahasan berikutnya.
Metode Alokasi Matrik Aljabar
Metode alokasi matrik aljabar hanya tepat digunakan oleh perusahan yang memiliki dua atau tiga departemen pembantu yang sifatnya menikmati jasa secara timbal-balik praktis menggunakan metode alokasi kontinyu atau metode alokasi aljabar, karena metode matrik memerlukan perhitungkan yang lama dan cukup rumit.
Matrik yang dipakai dalam alokasi biaya overhead pabrik adalah matrik pembalikan (matrix invesion ) dan diperlukan persamaan simultan berganda yang banyak,persamaan simultan bergannda tersebut dapat menggunakan jasa komputer untuk menyelesaikannya.

Perhitungkan Tarip Biaya Overhead Pabrik
Dari langkah alokasi budget biaya overhead pabrik departemen pembantu ke departemen produksi akhirnya diketahui besarnya budget biaya overhead pabrik untuk setiap departemen produksi.lngkah berikutnya adalah menghitung tafip biaya overhead pabrik pada departemenisasi dengan ketentuan sebagai berikut :
 Untuk tujuan pembebanan biaya aoverhead pabrik kepada produk,tarip biaya overhead pabrik dihitung untuk setiap departemen produksi dimana produk diolah.
 Dipilih dasar pembebanan biaya overhead pabrik yang paling tepat untuk setiap departemen produksi, dasar tersebut dipakai untuk menghitung tarip biaya overhead pabrik.
 Untuk tujuan pengendalian biaya overhead pabrik setiap departemen produksi, tarip dipisahkan ke dalam tarip tetap dan tarip variabel.oleh karena itu budgetbiya overhead pabrik departemen produksi harus di pisahkan ke dalam elemen biaya tetap dan elemen biaya variabel.
 Bagi departemen produksi, semua biaya yang di terima dari alokasi biaya departemen pembantu dapat diperlukan sebagai elemen biaya variabel.perlakuan ini akan di terapkan dalam pembahasan dibuku ini untuk mengghitung tarip biaya overhead pabrik departemen produksi.

Lencana Facebook

sEbelum Ninggalin Blog ini...Tolong Berikan Komentarnya Sepatah 2 Kata,,,Trima Kasih
  1. HOME